Selasa, 23 Desember 2014

ANALISA FFA CPO

ANALISA FFA CPO


1. Tujuan dari analisa FFA CPO :
Untuk mengetahui persentase kandungan FFA dari sampel CPO, sehingga dapat diketahui nilai mutu minyak yang terkandung di dalam CPO.



2. Alat-alat yang diperlukan :
- neraca analitis 200 gr


- Buret Otomatis kapasitas 25 ml.



- plat pemanas/ hot plate


- erlenmeyer 250 ml & 500 ml


- spatula

- gelas ukur 50 ml



3. Bahan-bahan yang digunakan :

a. Larutan standar NaOH (natrium hidroksida) 0,1 N
b. Iso propanol (IPA) netral
c. Minyak CPO 
d. Phenophtalein (pp)
e. potasium hydrogen phthalate (natrium hidrogen pthalate)




4. Prosedur

4.1. Pembuatan larutan standar NaOH 0,1 N :
a. Timbang 4 gr NaOH
b. Larutkan dalam 1000 ml aquadest


Larutan standar natrium hidroksida yang digunakan ditetapkan konsentrasinya dengan natrium hydrogen phtalat sebagai berikut  :
a. Panaskan natrium hydrogen phtalat dalam oven temperature 120o selama 2 jam dan kemudian dinginkan dalam desicator.
b. Timbang 0.2 gr (+/- 0.02 gr) mendekati 0.0001 grke dalam Erlenmeyer 250 ml dan larutkan dengan 25 ml aquadest (panaskan bila perlu).
c. Tambahkan 4 tetes indicator PP dan titrasi dengan larutan sandar NaOH sampai terbentuk warna merah muda.
d. Catat pemakaian NaOH dan hitung konsentrasi sebagai berikut :
N NaOH = W x 1000 / (v x 204,23)
Dimana :
N =  Normalitas NaOH
W=  Berat hidrogen phtalat yang digunakan
V =  Volume NaOH yang digunakan

4.2. Pembuatan larutan IPA netral
a. tempatkan IPA dalam erlenmeyer 500 ml kemudian dipanaskan di hot plate.
b. tambahkan 5 tetes PP dan di aduk, kemudian tambahkan  0.1 N samapi muncul warna merah muda.


4.3. Prosedur analisa FFA

1. Timbang 5 +/- 0.5 gr mendekati 0.0001 gr ke dalam 250 ml erlenmeyer.
2. Tambahkan 50 ml IPA yang sudah di netralisasi.
3. Letakkan  larutan itu diatas hot plate, dimix sampai bercampur.
4. Tambahkan 5 tetes phonolphtalein indikator.
5. Titrasi dengan larutan sodium hidroksida (NaOH) 0.1 N, sambil diputar sampai warna pink (merah muda) paling tidak 30 detik.


5. Perhitungan

% FFA sebagai asam palmitat = 25.6 x t x N / W
dimana : t   = volume NaOH 
              N  = normalitas dari NaOH
              W = Berat sampel (minyak kelapa sawit)






















Tidak ada komentar:

Posting Komentar